Berita Terkini


Dalam rangka mengimplementasikan Permendagri Nomor 64 Tahun 2013 pasal 10 ayat (2) tentang Penerapan Standar Akuntansi Pemerintah Berbasis Akrual , RS. Jiwa Prof. HB. Saanin Padang melaksanakan Sosialisasi Penyusunan L


RS. Jiwa Prof. HB. Saanin Padang bekerjasama dengan PT Gadar Medik Indonesia menyelenggarakan pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) atau pemberian bantuan dan bimbingan hidup dasar yang dilaksana


Dalam rangka pelayanan kesehatan jiwa orang terlantar dan tidak mampu, pada hari Selasa (13/9/16) di Aula Dinas Keshatan Provinsi Sumatera Barat, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat “dr. Rosnini Savitr


Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan, RS. Jiwa Prof. HB. Saanin Padang melaksanakan Survei Simulasi Akreditasi RS oleh Komite Akreditasi Rumah Sakit ( KARS ) pada tanggal 30 Agustus sampai dengan 2 September 2016,


Usai pelaksanaan Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI Ke-71, Rabu 17 Agustus 2016 di Lapangan RS. Jiwa Prof. HB. Saanin Padang,sejumlah penghargaan/tanda jasa yang diserahkan langsung oleh Direktur RS. Jiwa Pr


Kepala Instalasi Keswamas RS. Jiwa Prof.HB. Saanin Padang “ dr. Cesilya Mikesturi” bersama tim melaksanakan penyuluhan Kesehatan Jiwa kepada siswa – siswi SMA Negeri 15 Kecamatan Pauh Padang pada hari


Dalam sebuah organisasi kepuasan kerja secara menyeluruh merupakan hal yang penting. Kepuasan pegawai merupakan suatu prasyarat untuk meningkatkan produktifitas, tanggung jawab, kualitas, loyalitas dan pelayanan kepada


Sebagai upaya untuk melaksanakan PP Nomor 29 tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Gubernur Sumatera Barat Nomor 65 tahun 2012 tentang Pedoman Sistem AKIP di lingkungan Pemer


Direktur RS. Jiwa Prof. HB. Saanin Padang \" dr Lily Gracediani, M.Kes \"membuka Sosialisasi Hospital Bylaws atau Peraturan Internal Rumah Sakit pada hari Rabu 17 Mei 2016, yang bertempat di Gedung Utama LT. II RS. Jiwa


Dilatarbelakangi kondisi tingginya beban psikologis, sosial dan ekonomi serta fisik bagi keluarga sangat berdampak pada buruknya sikap keluarga terhadap ODGJ ( Orang Dengan Gangguan Jiwa ).Dengan demikian, ODGJ menjadi