
Padang, 04 September 2026 — Rangkaian penilaian akreditasi di Rumah Sakit Jiwa Prof. H.B. Saanin resmi berakhir pada hari ini, Jumat (4/9/2026). Setelah melewati tahap daring pada Selasa (1/9/2026) dan tinjauan luring sejak Kamis (3/9/2026), seluruh proses evaluasi ditutup secara resmi melalui sesi Exit Conference bersama tim surveior Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS DHP).
Penilaian akreditasi ini dipimpin langsung oleh tiga surveior LARS DHP, yakni dr. Soufni Morawati, Sp.PK, Irwandi, SKM, S.Kep, MARS, dan Ns. Hice Vispita Dewi, S.Kep.
Pada hari terakhir survei luring ini, agenda diawali pukul 08.00 WIB dengan sesi masukan serta klarifikasi atas temuan hari sebelumnya. Ketiga surveior kemudian melanjutkan telusur lapangan secara intensif di berbagai lini pelayanan dan tata kelola:
Sesi Pagi (09.00 – 12.00 WIB): Pemeriksaan difokuskan pada Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pelayanan dan Asuhan Pasien (PAP), Pelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat (PKPO), Kualifikasi dan Pendidikan Staf (KPS), Program Nasional (PROGNAS), serta Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) dan Komunikasi Edukasi (KE). Menjelang siang, seluruh surveior secara bersamaan melakukan telaah rekam medis tertutup dan terbuka.
Sesi Siang (13.00 – 14.30 WIB): Usai jeda ISOMA, tim penilai menguji kualifikasi staf dan menggelar sesi edukasi simulasi di lapangan, dilanjutkan dengan rapat internal tim surveior untuk merumuskan rekapitulasi penilaian dan penyusunan laporan survei.
Puncak kegiatan berlangsung pada pukul 15.00 – 16.00 WIB melalui agenda Exit Conference yang dihadiri oleh jajaran direksi, komite medik, pejabat struktural, serta tim akreditasi Rumah Sakit Jiwa Prof. H.B. Saanin. Dalam sesi pamungkas ini, tim surveior LARS DHP memaparkan gambaran umum hasil potret lapangan, apresiasi atas komitmen rumah sakit, serta rekomendasi strategis demi penyempurnaan mutu berkelanjutan.
Direktur beserta seluruh jajaran manajemen Rumah Sakit Jiwa Prof. H.B. Saanin menyampaikan apresiasi mendalam atas masukan konstruktif yang diberikan selama tiga hari proses survei berlangsung. Berakhirnya penilaian ini menjadi tonggak penting bagi Rumah Sakit Jiwa Prof. H.B. Saanin dalam upayanya mengukuhkan kembali status kelulusan Akreditasi Paripurna, sekaligus membuktikan konsistensi rumah sakit dalam menjaga standar mutu pelayanan kesehatan jiwa bagi masyarakat.