
Padang, 9 Oktober 2026 - Rumah Sakit Jiwa Prof. H.B. Saanin memulai rangkaian kegiatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (HKJS) Tahun 2026 pada Jumat (9/10/2026). Rangkaian peringatan HKJS di Rumah Sakit Jiwa Prof. H.B. Saanin akan berlangsung mulai 9 hingga 18 Oktober 2026 dengan berbagai kegiatan yang mengusung semangat peningkatan kepedulian terhadap kesehatan jiwa.
Hari pertama rangkaian HKJS tahun 2026 diisi dengan sejumlah kegiatan yang dilaksanakan sejak pagi hingga sore hari. Kegiatan diawali dengan penyuluhan kesehatan jiwa di Poliklinik Rawat Jalan Jiwa pada pukul 08.00 - 09.00 WIB yang dilaksanakan oleh Instalasi Kesehatan Jiwa Masyarakat (Keswamas) Rumah Sakit Jiwa Prof. H.B. Saanin.
Kegiatan penyuluhan menjadi bagian dari upaya Rumah Sakit Jiwa Prof. H.B. Saanin dalam memberikan edukasi kesehatan jiwa secara langsung kepada masyarakat dan pasien yang mendapatkan pelayanan di poliklinik. Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapatkan informasi dan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental serta meningkatkan kepedulian terhadap isu-isu kesehatan jiwa di lingkungan sekitar.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng secara simbolis sebagai tanda dimulainya peringatan HKJS tahun 2026 di Rumah Sakit Jiwa Prof. H.B. Saanin. Kegiatan tersebut dihadiri dan dilakukan secara simbolis oleh Direktur Rumah Sakit Jiwa Prof. H.B. Saanin bersama jajaran rumah sakit.
Pemotongan tumpeng menjadi momentum untuk menandai dimulainya rangkaian kegiatan HKJS tahun 2026. Peringatan ini sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat komitmen Rumah Sakit Jiwa Prof. H.B. Saanin dalam meningkatkan promosi, edukasi, dan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan jiwa.
Pada siang hingga sore hari, tepatnya pukul 14.00 - 16.00 WIB, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan webinar kesehatan jiwa yang diselenggarakan Rumah Sakit Jiwa Prof. H.B. Saanin bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sumatera Barat.
Webinar mengangkat tema “Speak Up, Stand Up, Stop Bullying, Start Caring”, yang menyoroti isu perundungan (bullying) serta dampaknya terhadap kesehatan mental. Tema tersebut menjadi bagian penting dalam peringatan HKJS tahun ini karena lingkungan yang aman, suportif, dan bebas dari bullying merupakan salah satu faktor yang mendukung kesehatan jiwa.
Webinar menghadirkan sejumlah narasumber yang berpengalaman di bidang kesehatan jiwa dan psikologi. dr. Melli Sesarya, M.Ked, Sp.KJ membawakan topik “Ketika Bercanda Menjadi Luka, Mengenali Dampaknya Terhadap Kesehatan Mental”. Selanjutnya, Neny Andriani, M.Psi., Psikolog membahas “Regulasi Emosi untuk Lingkungan Bebas Bullying”.
Sementara itu, Ns. Sujarwo, M.Kep., Sp.Kep.J menyampaikan materi “Be a Buddy, Not a Bully!: Peran Solidaritas Teman Sebaya dan Cara Melapor dengan Aman”. Ketiga materi tersebut memberikan perspektif yang berbeda namun saling melengkapi dalam memahami bullying, dampaknya terhadap kesehatan mental, serta langkah yang dapat dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan peduli.
Melalui semangat “Speak Up, Stand Up, Stop Bullying, Start Caring”, Rumah Sakit Jiwa Prof. H.B. Saanin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berani berbicara ketika melihat perundungan, berani mengambil sikap untuk menghentikannya, serta membangun budaya saling peduli dan mendukung demi terciptanya lingkungan yang lebih sehat secara mental.
Rumah Sakit Jiwa Prof. H.B. Saanin tidak hanya memperingati HKJS secara seremonial, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan promotif sebagai bentuk kontribusi dalam meningkatkan literasi dan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan jiwa.
Rangkaian HKJS tahun 2026 di Rumah Sakit Jiwa Prof. H.B. Saanin akan terus berlanjut hingga 18 Oktober 2026 dengan berbagai kegiatan yang melibatkan insan rumah sakit dan masyarakat.